Ketahuan Korupsi, Ini Akal-Akalan PLT Gubernur Sumarsono Selama Ahok Cuti – Bandar Poker Domino.

Ketahuan Korupsi, Ini Akal-Akalan PLT Gubernur Sumarsono Selama Ahok Cuti
Ketahuan Korupsi, Ini Akal-Akalan PLT Gubernur Sumarsono Selama Ahok Cuti

Ketakutan dan kekhawatiran Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebelum cuti kampanye bahwa berbagai kebijakannya terutama terkait anggaran akan dirombak oleh penggantinya telah terbukti jelas. Sumarsono yang ditunjuk oleh Kemendagri menjadi Pelaksana Tugas (PLT) Gubernur sejak 26 Oktober 2016 mengubah sejumlah kebijakan Ahok, seperti berikut ini :

Menganggarkan dana hibah untuk Bamus Betawi dari Rp. 4 Miliar menjadi Rp. 5 Miliar pada 2017.

Menggunakan kembali pelat nomor Mobil Dinas B 1 DKI yang tak pernah digunakan oleh Gubernur saat dijabat Joko Widodo maupun Ahok.

Menghentikan 14 Proyek Lelang dini yang dimulai Ahok :
* 2 Proyek pembangunan Rumah Sakit
* 2 Proyek pembangunan dan Rehab Sekolah
* 8 Paket pembangunan Rumah Susun
* 2 Proyek ruang publik Terpadu Ramah Anak

Mengubah nama “TIM MONITORING PUNGLI” MENJADI “TIM SABER PUNGLI”

Mengalokasikan Anggaran untuk DPRD DKI Jakarta :
* Medical Check Up : Rp. 1.378.000.000,- Alokasi.
* Asuransi Kendaraan Dinas : Rp. 860.771.692,-
* Pemeliharaan Rumah Dinas : Rp. 279.928.396,-
* Kerumahtanggaan Pimpinan Dewan Rp. 394.697.160,-
* Perbaikan Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi : Rp. 1,4 Miliar
* Pengadaan Pakaian Dinas dan Atributnya : Rp. 1,4 Miliar
* Menanggung Gaji Sopir Para Anggota Dewan : Rp. 4.000.000,- / Bulan.

6bola Agen Judi Bola Kasino Togel Poker Number Game Sabung Ayam Terpercaya Indonesia

Adapun setelah hal ini beredar menuai kecaman dari kalangan netizen :

menteri dalam negeri harus bertanggung jawab, masih ingat jelas waktu ITU menteri bilang bahwa ahok TDK perlu khawatir, kebijakan ahok akan diteruskan bukan dirubah……..” tulis akun @herbinsihotang24

ketahuan-korupsi-ini-akal-akalan-plt-gubernur-sumarsono-selama-ahok-cuti-1

penggantinya tukang jilat sana sini, menggunakan uang negara untuk berbaikan dengan DPRD dan orang gak penting yang harusnya ditiadakan dari dulu.. kebijakan plt ini terlalu bagus, sehingga menguntungkan para koruptor dan predator anggaran.. Indonesia hancur ditangan orang seperti ini.. ” coret akun Omdo

Sumber : detiknews

 

Advertisements